SAPA Kulonprogo–  Pimpinan rombongan Sekretariat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Kebumen,Kabid Sosbud Bappeda Muhammad Taufik. AP,menyampaikantujuan study visit iniingin mengetahui bagaimana wujud aplikasi Sim kemiskinan, apa saja  materi yang dimasukkan kedalam aplikasinya, bagaimana keterkaitan SIM kemiskinan dengan renja SKPD khususnya dalam rangka penanggulangan kemiskinan, apa dasar hukumnya, darimana sumber pembiayaannya, pemeliharaan dan updating data pada aplikasi SIM, siapa saja operator yang berhak mengoperasikan tingkat kabupaten hingga desa. Rombongan dari Kabupaten Kebumen sebanyak  10 orang yang terdiri dari Bappeda 7 orang, Korda SAPA, NGO Formasi 2 orang. (23/4).

“Kabupaten Kebumen tahun 2013 merencanakan menerapkan SIM kemiskinan dalam rangka sinkronisasi data kemiskinan dan meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat,” kata pembuka didalam penyampaian pertemuan dengan sekretariat TKPKD kab Kulonprogo.

Kabid Sosbud Bappeda Kulonprogo Triyanto Raharjo, S.Sos, M.Si, didampingi oleh  Kabid perencanaan dan pengendalian dan beberapa Kasubid Bappeda Kulonprogo yang menerima rombongan dari Kebumen menyampaikan “Sim (SIKIN) Kab Kulonprogo  dikembangkan mulai tahun 2011 dengan menggunakan  regulasi peraturan kepala Bapeda, dengan tujuan untuk mengintegrasikan data kemiskinan yang ada didaerah. Data yang digunakan bersifat perlindungan untuk memperkuat koordinasi di tingkat daerah untuk bantuan warga miskin, agar jelas penanganannya dan intervensinya”.

Updating data SIM dilakukan 1 tahun sekali dengan menggunakan data dari Disduk Capil, data KK miskin dari daerah dan data TP2K untuk bahan sanding, sedangkan untuk pendataan awal dipimpin oleh penyuluh kabupaten sebagai koordinator,  sedangkan untuk  desa dipimpin oleh Kadus sebagai supervisor. Imbuh Triyanto Raharjo, S.Sos, M.Si.

Korda SAPA Kebumen dan Kulonprogo yang memfasilitasi dan mendampingi study visit tersebut menyampaikan bahwa Kabupaten Kebumen didalam partisipasi perencanaan dan penganggaran yang pro-poor sudah baik, bahkan banyak daerah lain belajar di Kebumen,  namun disisi data kemiskinan masih lemah, tentunya SIM Kemiskinan yang rencananya dikembangkan oleh Pemda pada tahun 2013 akan menjadi solusi data kemiskinan yang selama ini berbeda-beda, yang berdampak penanganannya juga berbeda.

Study Visit ini ditutup dengan masing-masing Kabupaten memberikan tali asih  berupa dokumen dan regulasi  maupun inovasi daerah tentang penanggulangan kemiskinan.

 

Gunung. W, Korda SAPA Kebumen  & Kulonprogo.