foto irma suryati 00KEBUMEN– pemerintah dinilai belum dapat menangani serius memberi perhatian pada kaum penyandang cacat. Mereka masih banyak yang diabaikan dan  hidup digaris kemiskinan. Akses kaum divabel, istilah bagi kaum penyandang cacat, juga masih sangat minim, utamanya bidang ketenagakerjaan.

“Perlakuan diskriminasi terhadap penyandang cacat masih sering terjadi.Mereka belum memperoleh kesempatan dalam pengembangan potensi dan partisipasi dalam proses pembangunan. Jangkauan pelayanan juga belum merata”  kata Wibisono susanto selaku Ketua Panca berdikari Kabupaten Kebumen, dalam acara Audiensi bersama Wakil bupati Kebumen, Djuwarni Amd Pd bertempat di rumah dinas wakil Bupati Kebumen. (8/4)

Padaha menurut Wibisono Susanto dalam amanat Undang-undang no 4 tahun 1997 pasal 14, cukup jelas dinyatakan jika Perusahaan Negara dan Swasta memberikan kesempatan dan perlakuan yang sama kepada kaum Divabel.

Lebih lanjut Wibisono menjelaskan selama ini dinas Sosial sangat lamban dalam menangani masalah penyandang cacat. Pemetaan terhadap program untuk penyandang cacat cacat juga tidak jelas. “Untuk itu perlu dilakukan adanya sinergitas dengan dinas-dinas lain terhadap permasalahan kaum penyandang cacat” pintanya.

Wibisono mengaku memimpin organisasi Panca Berdikari yang merupakan organisasi penyandang cacat sudah cukup lama. Pihaknya mencatatat penyandang cacat di seluruh kabupaten Kebumen berjumlah tidak kurang 10.000 orang, yang terdiri penyandang cacat fisik atau cacat tubuh, tuna netra dan tuna daksa yang sebenarnya mereka inilah kalau disebut orang miskin yaitu miskin Absolut.

Wakil Bupati Kebumen Djuwarni Amd Pd yang juga sebagai ketua Tim Koordinasi Penanggulangan kemiskinan daerah (TKPKD) dalam penyampaiannya akan mengundang pihak terkait (SKPD) dan meminta jajaran Pemkab untuk lebih menguatkan para penyandang cacat dari sisi ketrampilan maupun akan diperkuat dari anggarannya melalui APBD, sehingga para kaum divabel lebih berdaya dalam memperkuat ekonomi diri sendiri maupun keluarganya.

Sementara itu kabid Sosial Disnaskertransos, Muh Rosyid  usulan yang disampaikanSPd mengaku anggaran APBD untuk orang-orang cacat memang masih minim tegasnya, sembari mengatakan akan menindaklanjuti usulan yang telah disampaikan oleh wibisono.

Gunung W Korda SAPA Kebumen dan Kulonprogo