Temanggung – 12/02 Penggunaan basis data untuk perencanaan pembangunan desa merupakan hal dasar yang harus diperhatikan oleh pemerintah desa dalam merencanakan kegiatan. Manfaat pembangunan harus dapat langsung diterima oleh masyarakat, juga untuk mengukur sejauh mana capaian visi – misi desa.

Hal ini disampaikan oleh Gunung Wiryanto pada acara “Pelatihan Relawan Sistem Informasi Desa di 5 Kabupaten Untuk Mendorong Percepatan Replikasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Yang Transparanan, Partisipatif dan Berkeadilan” bertempat di Hotel Aliyana Temanggung.

Pelatihan yang dilaksanakan pada 11 – 12 Februari 2019 ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari 25 orang Perangkat Desa, dua orang Tenaga Ahli Pendamping Desa, empat orang perwakilan Organisasi Pemerintah Daerah serta tiga orang Fasilitator dari FORMASI Kebumen.

Dalam paparannya Gunung Wiryanto menyampaikan bahwa RPJM Desa yang disusun oleh kepala desa harus menggambarkan kondisi real desa. Visi – misi, target kinerja harus termuat secara gamblang pada data dasar yang dijadikan acuan RPJM Desa tersebut. Pun begitu dengan sumber data yang digunakan, mestinya desa punya basis data sendiri yang selalu terbarui.

“Data diolah bisa menjadi data base atau informasi, ini bisa jadi solusi khususnya di pemerintahan desa. Contoh ada orang miskin 100 kemudian diperdalam dari 100 yang 10 orang miskin karena pendatapan dan skillnya ternak dan seterusnya maka solusinya berbeda”  terangnya.

Mandat tentang pembangunan berbasis data sangat jelas disebutkan dalam Peraturan Menteri Dalam negeri No 114 tahun 2015 Tentang Perencanaan Pembangunan Desa.

“Sangat pentingnya data untuk sumber perencanaan desa, di permendagri 114 di bab 1 berbicara data yaitu yang dinamakan data desa artinya gambaran menyeluruh mengenai potensi yang meliputi sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber dana, kelembagaan, sarana prasarana fisik dan sosial, kearifan lokal, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta permasalahan yang dihadapi desa”, imbuhnya.

Pada kegiatan ini peserta juga dilatih bagaimana mengelola data dasar penduduk melalui Sistem Informasi Desa (SID). Mulai dari tahapan inputing hingga olah data menjadi informasi yang bisa digunakan sebagai dasar pembangunan desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.