SANYO DIGITAL CAMERA

Laporan resmi pemerintah terkait dengan bencana banjir bukan hanya telah mengakibatkan korban jiwa tetapi juga telah mengakibatakan sawah yang sudah ditanami padi terendam banjir. Luas Lahan yang terendam total adalah 5334 ha dengan akibat paling parah Kecamatan Adimulyo 1.150 ha. Kecamatan Bonorowo 841 ha, Kecamatan Prembun 541 ha. Taksiran kasar dari Puji Rahayu terkait kerugian petani adalah dengan asumsi satu ha membutuhkan 25 kg padi maka memerlukan  1333, 350 ton benih untuk mencukupi 5334 ha, jika harga benih 10.000 maka di perkirakan kerugian mencapai 1,33 M. Dari pengamatan TKP2KDes Kalipurwo dan Pemdes Desa Kalipurwo yang dilakukan di sela-sela pelaporan pelaksanaan PPIP dan Pemdes Pesuruhan di sela-sela diskusi pembentukan BUMDes, memiliki versi yang berbeda. Dari perhitungan Versi kalipurwo yang dari 100 ha (setelah dikurangi lahan yang ditanami kangkung) jumlah keseluruhan ha (data profil desa) terendam air dan mengalami puso. Analisa ekonomi kerugian petani di Desa Kalipurwo memiliki perbedaan yang mencolok dibandingkan dengan proyeksi dilakukan oleh Dinas Pertanian diantaranya adalah karena penggunaan benih yang di beli petani adalah benih yang sawah 115 sudah jadi bukan hasil sebaran, dan variable kerugianya mencakup tidak hanya benih tetapi juga tenaga tanam, pupuk dan traktor. Perhitungan tersebut tidak menghitung biaya konsumsi yang dikeluargan warga, perhitungannya kerugian puso dalam satu ha adalah sebagai berikut :

Variabel Kerugian Jumlah
Tenaga Tanam        560,000.00
Sewa Traktor        630,000.00
Benih    1,400,000.00
Pupuk Poska        322,000.00
ZA        140,000.00
Petroganik        280,000.00
Jumlah    3,332,000.00

 Maka dengan rincian biaya di atas maka kerugian petani di Desa Kalipurwo adalah 3.332.000/ha. Total perkiraan kerugian yang dialami oleh petani di Desa Kalipurwo di lahan seluas 100 ha adalah sebesar 333.000.000.

Dari diskusi Pemdes Pesuruhan, total biaya per ha hampir sama perbedaannya adalah pada upah tenaga borongan yang di pesuruhan cukup tinggi yakni sebesar 700.000

Variabel Kerugian Jumlah
Tenaga Tanam                  700,000.00
Sewa Traktor                  700,000.00
Benih               1,400,000.00
Pupuk Poska                  380,000.00
ZA                  140,000.00
Jumlah               3,320,000.00

Maka dengan rincian biaya di atas maka kerugian petani di Desa Pesuruhan adalah 3.320.000/ha. Total perkiraan kerugian yang dialami oleh petani di Desa Pesuruhan di lahan seluas 60 ha adalah sebesar 199.200.000.

Dari perhitungan diatas dapat diketahui bahwa biaya tanam samapai periode puso adalah lebih dari 3 juta rupiah/ha. Sedangkan perkiraan resmi dari Dinas Pertanian hanya 150.000/ha. Maka TKP2KDes Desa Kalipurwo merekomendasikan untuk :

  1. Perhitungan yang lebih detail atas kerugian petani
  2. Adanya Bantuan untuk mengurangi kerentanan perekonomian petani sesuai dengan nilai kerugian riil petani.
  3.  Adanya penanganan bencana banjir yang lebih serius agar peristiwa tidak terulang kembali tahun depan.