DSCF5637Kebumen – Wacana adanya website desa yang diinisiasi oleh Formasi (Forum Masyarakat Sipil) bekerjasama dengan Combine Resource Institute (CRI) Yogyakarta melalui Sistem Informasi Desa (SID), disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen. Hal itu terungkap dalam diskusi santai yang diselenggarakan Formasi pada Rabu (26/3) di Markas Formasi.

Mustika Aji (Dewan Presidium Formasi) menyampaikan kepada beberapa SKPD yang hadir, bahwa diskusi ini merupakan salah satu wujud untuk menyiapkan desa dalam mengimplementasikan UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa. “Sesuai Pasal 86,Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib mengembangkan sistem informasi Desa, Formasi dan CRI hanya supporting”, papar Mustika Aji.

Sebagaimana diketahui, Formasi bekerjasama dengan CRI dan didukung pembiayaannya oleh Ford Foundation sudah membuat program pilot project di 10 desa untuk penerapan Sistem Informasi Desa (SID). Program yang sudah berlangsung sekitar 1 tahun tersebut, dikuatkan dengan disahkannya UU Desa pada tanggal 15 Januari silam.

10 Desa Penerap SID juga akan dijadikan contoh bagi-bagi desa lain untuk penerapan website desa. Dukungan itu muncul dari SKPD yang mengelola website daerah (www.kebumenkab.go.id) yakni Dishubkominfo Kebumen yang pada saat diskusi diwakili oleh Kasi Pengelolaan Program dan Multimedia pada Bidang Kominfo, Moch Nasir SH.

“Dalam waktu dekat ini, 10 desa penerap SID akan kita fasilitasi untuk proses online website. Kita sudah siapkan server 500 Gb untuk website desa, jika kurang nanti akan kita tambahkan”, tanggapnya atas paparan SID.

Dari diskusi santai tersebut, diharapkan adanya penyeragaman yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten terhadap sistem informasi desa sebagaimana diamanatkan dalam UU Desa. Selain itu, website desa juga diharapkan mampu mempublikasikan desa ke masyarakat luas dan meningkatkan transparansi pemerintah desa sebagai pelayan publik.