KEBUMEN EKSPRES 11 Desember 2012

Kebumen – LSM yang tergabung dalam Association Community Empowerent (ACE) yang terdiri dari 12 LSM dan 11 Kabupaten/ Kota mendatangi Kantor Bupati Kebumen, senin (10/12). 12 LSM tersebut berasal dari Kabupaten Bali, Maros, Serdangbedagai, Sukabumi, Bandung, Subang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Rembang dan Kebumen.

Maksud kedatangan mereka adalah untuk belajar tentang perencanaan dan penganggaran di Kabupaten Kebumen yang pro poor (berbasis kemiskinan) dan responsive gender, serta melakukan sharing tentang penganggaran musrenbang desa dan musrenbang kecamatan hingga musrenbangkab.

FOKUS BIDANG KEMISKINAN

  • BUPATI

Hal itu disampaikan Gede Toyo bos, LSM dari Bali. Menurutnya, kedatangan mereka fokus dalam program penanggulangan kemiskinan (SAPA). Menurutnya Kebumen adalah kabupaten terbaik tingkat nasional dalam proses perencanaan dan penganggaran sehingga kedatangannya adalah untuk belajar dan sharing.

“Kami nanntinya juga akan melihat langsung bagaimana proses perencanaan dan penganggaran dari musrenbang desa, musrenbangcam, hingga musrenbangkab,” tandasnya.

Sementara itu, Bintang Bawono selaku coordinator Learning Center (LC) Formasi Kebumen juga menjelaskan, dari 12 LSM tersebut menjalankan satu program SAPA atau program yang fokus utamanya bidang kemiskinan dan responsive gender, sebagai pusat belajarnya ada di Formasi Kebumen atau Learning Centernya di Kebumen.

“Banyak agenda yang akan dilaksanakan, diantaranya mereka akan belajar langsung bagaimana proses musrenbang, mulai dari Desa, Kecamatan, sampai Kabupaten,” tandasnya. (har)