KEBUMEN (www.beritakebumen.info) – Komisi D DPRD Kabupaten Kebumen melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan Pasar Karanganyar, Kebumen, Kamis (9/8). Proyek yang dikerjakan PT Tiga Jaya Pamular Karanganyar tersebut mendapat sorotan para wakil rakyat lantaran ditemukan adanya material yang tidak sesuai spek. Bahkan untuk cor kolom bangunan kios di sebelah barat pasar itu rapuh. Dicuil dengan menggunakan tangan pun ambrol. Belakangan diketahui, pembangunan kios di lokasi tersebut disubkan kepada pihak lain.Sejumlah saksi mata mengatakan sempat ada bangunan yang roboh. “Lokasi bangunan yang roboh di tembok belakang kios,” kata Edi (40), salah satu saksi mata yang kemarin ikut menyela kunjungan anggota DPRD tersebut. Selain mendapat banyak pengaduan dari masyarakat, sidak yang dilakukan beberapa hari tersebut juga dalam rangka menjalankan tupoksi Komisi D.Koordinator pelaksana proyek, Supri membenarkan bahwa pembangunan kios di sebelah barat itu dikerjakan pihak lain. Namun diakuinya masih bernaung pada PT Tiga Jaya Pamular. Karena itu, dia dilematis dalam menghadapi permasalahan tersebut. Di satu sisi bukan pekerjaannya, namun di sisi lain mengaitngaitkan perusahaan kontraktornya karena ada bangunan yang tidak berkualitas. Saat diminta menghadap di lokasi sidak kemarin, perwakilan kontraktor yang menangani kios sebelah barat itu, Teguh Udianto berjanji segera memberitahukan kepada atasannya terkait keluhan dari para wakil rakyat tersebut.Teguh yang dicecar pertanyaan menyebutkan bahwa pengecoran kolom bangunan kios itu hanya dengan perbandingan 1 : 9. “Mestinya, jika sesuai aturan, perbandingannya 1 : 2 : 3,” tandas Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kebumen, H Sarimun sembari menjelaskan perbandingan antara semen, kerikil dan pasir.(K5-45/suaramerdeka)